Tidak akan ada yang pernah tahu
dan ingat kejadian itu. Itu pula yang membuatku enggan dengan perempuan hingga
kini. Melepaskan tamparan hingga hidungku mimisan. Usiaku belum genap masuk SD
kala itu. Tapi ingatan ini masih ada dan sering kali menakutiku. Belum lagi
sikap tanpa basa-basi yang langsung melayangkan beberapa jemari hingga
membuatku terisak-isak menangis. Sungguh, perempuan itu mahkluk yang
mengerikan. Maka tak akan kubiarkan semena-mena kali ini.







0 komentar:
Posting Komentar