Katamu, kata bertemu
mata melahirkan makna. Memunculkan rasa. Dan apa setelahnya pastinya tidak bisa
aku terka. Karena masih petanda belaka. Dan bukan sesungguhnya. Semua pasti
tidak rela. Jika tidak berujung bahagia. Hanya meninggalkan duka nestapa. Aku pasti
akan berkata dusta untuk mengungkapkan yang sesungguhnya. Secerdik itu kau
harusnya membaca makna. Karena ini hanya antara kita. Rahasia di balik kata. Sebuah
ruang hampa penuh makna.







0 komentar:
Posting Komentar