Hilang
arah
kegelisahan ini terasa begitu segan dan
dingin
hanya menyumbul keinginan dan keraguan
membawa keletihan tiap lentik jemari
kaki ini kian terseok-seok
untuk berdiri semakin berat
untuk berlari apa lagi
harapan itu tersesat di hamparan luas gurun
tak bertepi
dilingkupi pekatnya kabut
panas dan dingin menggigilkan hati
berbagi
waktu dengan alam
kau
akan tahu siapa dirimu sebenarnya
hakikat manusia
akan akutelusuri
jalan yang setapak ini
semoga
kutemukan jawaban
kini aku telah buta
tak bertangan dan berbadan
tinggal potongan otak tanpa kepala
mampu menalar tak mampu kelakar
kompas yang kehilangan arah
arloji yang malas berputar
Jember, 04.20







0 komentar:
Posting Komentar